![]() |
| Hukuman Gantung |
Jupe Membawa Lafadz Adzan Saat Buang Air Besar/Kencing -- Karena miskin pendidikan dan bakat, artis-artis yang hanya mengandalkan aurat tubuh menghalalkan segala cara demi popularitas, termasuk menodai agama Islam.
Julia Perez, artis seronok yang lebih akrab dipanggil Jupe kembali berulah dengan mentato punggungnya dengan lafal azan. Foto-foto seronok Jupe bertato azan itu dipublikasikan detikfoto, Selasa (4/9/2012).
Penodaan agama yang dilakukan Jupe itu sudah keterlaluan dan melampaui batas moral manusiawi normal. Dengan bodohnya ia mentato aurat tubuhnya dengan lafaz azan “hayya ‘alal falah” yang berarti mari meraih kemenangan. Padahal lafaz azan ini sangat agung dan sakral bagi umat Islam yang dikumandangkan sepuluh kali sehari dalam azan dan iqamat.
KETUA Majelis Ulama Indonesia KH Amidhan mengecam tato bertuliskan "hayya 'alal falah" yang berada di punggung artis Julia Perez. Menurut Amidhan, tato seperti itu sudah termasuk melecehkan agama Islam.
"Ayat Al Quran dan hadist itu tidak boleh di bawah ke toilet atau WC. Kalau itu ditulis dipunggung, kan itu dibawa saat buang air besar/kencing. Itu sangat melecehkan," kata Amidhan saat berbincang dengan Jurnal Nasional, Rabu (5/9) di Jakarta.
"Orang kan tidak mungkin tidak ke WC. Nanti kami akan memverifikasi terlebih dulu dengan tim. Bila hal itu dimaksudkan sebai rajah, tapi itu bukan rajah," katanya. Selain itu, seorang muslim dilarang membuat tato di tubuhnya karena hukumnya haram. Dengan tato setiap wudhu atau mandi besar air terhalang oleh tinta tato.
"Jupe itu sosok artis yang merusak bangsa Indonesia dengan mengumbar aurat. Dan tato 'hayya 'alal falah dengan huruf arab sangat jelas terang-terangan melecehkan Islam. Hayya alal falah itu kalimat dalam azan yang artinya mari meraih kemenangan," kata pimpinan Taruna Muslim, Alfian Tanjung kepada itoday, Selasa (4/9).
Menurut Alfian, perilaku Jupe yang masih mengumbar aurat setelah kepulangan dari umroh juga melecehkan Islam. "Katanya sudah pulang umroh, tetapi masih mengumbar aurat. Ini khan memalukan Islam," jelasnya.
Polisi diminta untuk segera memeriksa Julia Perez karena tato yang dimilikinya di punggung kanan terkesan melecehkan agama Islam dan melanggar UU PNPS 1/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan atau Penodaan Agama. Bila polisi lambat menangani masalah ini bukan tidak mungkin masyarakat yang kecewa dan marah serta merasa tersinggung akan dimanfaatkan pihak-pihak lain untuk terlibat dalam kekisruhan.
"Sebelum dihapus Julia Perez mempertanggungjawabkannya kepada publik, khususnya umat Islam. Jangan sampai kejadian seperti memancing kisruh di tengah-tengah masyarakat," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Daulay, Selasa malam (4/9).
Karena tingkah Julia Perez yang sudah berlebihan itu, masyarakat diminta untuk memberikan sanksi sosial. Sanksi sosial bisa berbentuk melarang Julia Perez tampil di TV atau panggung-panggung hiburan rakyat. Ini dimaksudkan agar bisa menjadi pelajaran bagi pekerja entertainment yang lain.
Pengusaha entertainment juga diminta untuk tidak memakai Julia Perez sebagai artis. Pasalnya, Julia Perez yang biasa disapa Jupe tidak bisa menjaga kredibilitasnya sebagai publik figur. Ini bisa bisa merusak tatanan sosial dan norma-norma agama dan kesusilaan yang dijaga sangat baik di Indonesia.
Julia Perez, artis seronok yang lebih akrab dipanggil Jupe kembali berulah dengan mentato punggungnya dengan lafal azan. Foto-foto seronok Jupe bertato azan itu dipublikasikan detikfoto, Selasa (4/9/2012).
Penodaan agama yang dilakukan Jupe itu sudah keterlaluan dan melampaui batas moral manusiawi normal. Dengan bodohnya ia mentato aurat tubuhnya dengan lafaz azan “hayya ‘alal falah” yang berarti mari meraih kemenangan. Padahal lafaz azan ini sangat agung dan sakral bagi umat Islam yang dikumandangkan sepuluh kali sehari dalam azan dan iqamat.
KETUA Majelis Ulama Indonesia KH Amidhan mengecam tato bertuliskan "hayya 'alal falah" yang berada di punggung artis Julia Perez. Menurut Amidhan, tato seperti itu sudah termasuk melecehkan agama Islam.
"Ayat Al Quran dan hadist itu tidak boleh di bawah ke toilet atau WC. Kalau itu ditulis dipunggung, kan itu dibawa saat buang air besar/kencing. Itu sangat melecehkan," kata Amidhan saat berbincang dengan Jurnal Nasional, Rabu (5/9) di Jakarta.
"Orang kan tidak mungkin tidak ke WC. Nanti kami akan memverifikasi terlebih dulu dengan tim. Bila hal itu dimaksudkan sebai rajah, tapi itu bukan rajah," katanya. Selain itu, seorang muslim dilarang membuat tato di tubuhnya karena hukumnya haram. Dengan tato setiap wudhu atau mandi besar air terhalang oleh tinta tato.
"Jupe itu sosok artis yang merusak bangsa Indonesia dengan mengumbar aurat. Dan tato 'hayya 'alal falah dengan huruf arab sangat jelas terang-terangan melecehkan Islam. Hayya alal falah itu kalimat dalam azan yang artinya mari meraih kemenangan," kata pimpinan Taruna Muslim, Alfian Tanjung kepada itoday, Selasa (4/9).
Menurut Alfian, perilaku Jupe yang masih mengumbar aurat setelah kepulangan dari umroh juga melecehkan Islam. "Katanya sudah pulang umroh, tetapi masih mengumbar aurat. Ini khan memalukan Islam," jelasnya.
Polisi diminta untuk segera memeriksa Julia Perez karena tato yang dimilikinya di punggung kanan terkesan melecehkan agama Islam dan melanggar UU PNPS 1/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan atau Penodaan Agama. Bila polisi lambat menangani masalah ini bukan tidak mungkin masyarakat yang kecewa dan marah serta merasa tersinggung akan dimanfaatkan pihak-pihak lain untuk terlibat dalam kekisruhan.
"Sebelum dihapus Julia Perez mempertanggungjawabkannya kepada publik, khususnya umat Islam. Jangan sampai kejadian seperti memancing kisruh di tengah-tengah masyarakat," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Daulay, Selasa malam (4/9).
Karena tingkah Julia Perez yang sudah berlebihan itu, masyarakat diminta untuk memberikan sanksi sosial. Sanksi sosial bisa berbentuk melarang Julia Perez tampil di TV atau panggung-panggung hiburan rakyat. Ini dimaksudkan agar bisa menjadi pelajaran bagi pekerja entertainment yang lain.
Pengusaha entertainment juga diminta untuk tidak memakai Julia Perez sebagai artis. Pasalnya, Julia Perez yang biasa disapa Jupe tidak bisa menjaga kredibilitasnya sebagai publik figur. Ini bisa bisa merusak tatanan sosial dan norma-norma agama dan kesusilaan yang dijaga sangat baik di Indonesia.
Sumber :

No comments:
Post a Comment