![]() |
| UNESCO 'Woman In Science' |
Ada satu hal yang ditakuti para petambak undang diIndonesia yaitu disaat tambak budidaya Udang mereka tiba-tiba terserang penyakit, jika hal ini terjadi maka dalam sekejap virus dan bakteri udang akan menyebar dan menyebabkan seluruh udang ditambak mati, mereka pun gagak panen dan rugi miliaran ripiah.
Naim mengatakan ia berharap untuk memenangkan L'Oreal-UNESCO internasional For Women in penghargaan Science. "Saya merasa seperti seorang atlet yang membawa bendera nasional kita," katanya.
Ibu dari satu kata ia menjadi tertarik untuk mempelajari penyakit pada udang setelah bekerja untuk program Indonesia-Aceh WWF sebagai konsultan Program Kelautan. Di lapangan, ia menemukan banyak ahli dalam kualitas air atau ikan patologi, tapi dia belum pernah bertemu seorang ahli dalam udang patologi.
"Ketika wabah penyakit udang terjadi, kita tidak memiliki pengetahuan yang memadai untuk mendefinisikan, menganalisis, dan mendiagnosis masalah," katanya. "Seorang peneliti dari kementerian perikanan mengatakan bahwa kita tidak memiliki referensi yang kredibel. Katakanlah ada penyakit udang di Jawa Timur, tidak ada satu orang yang dapat mengatakan apa yang mereka terinfeksi, "katanya.
Hal inilah yang mendorong Sidrotun Naim Ilmuan asal Solo Jawa Tengah untuk meneliti penyakit udang dan mencari vaksinya di Departeman Ilmu Hewan dan Mikrobiologi University Of Arizona Amerika Serikat. Penelitian ini terbilang langka karena hingga kini Indonesia tidak memiliki ahli penyakit udang atau pun ilmuan yang khusus menekuni virus-virus udang padahal bersama Cina, Thailand dan Vietnam Indonesia adalah salah satu negara pengekspor udang terbesar didunia. Sementara ketiga negara lainnya tersebut sudah lebih maju dalam penelitian Penyakit udang di Negaranya.
Salah satu solusi yang kini sedang dikembangkan dalam penelitian Naim adalah menggabungkan Budidaya udang dengan Ikan Nila dalm satu tambak.
Pentingnya nilai komudiatas udang bagi dunia membuat Riset naim diakui oleh lembaga dunia UNESCO. Tahun ini UNESCO bekerja sama L'Oreal menganugerahi Naim penghargaan 'Woman In Science' mewakili Asia dan pasifik. Adapun riset naim ini sejatinya adalah bagian dari risertasi doktornya dibidang patologi University Of Arizona Amerika Serikat, dalam dua tahun mendatang penelitian Naim akan segera Rampung dan vaksin penyakit udang diharapkan bisa segera digunakan para petambak Indonesia.

No comments:
Post a Comment